www.peristiwaRakyat.com.ǁSampang,13 Mei 2026-Memasuki musim kemarau, petani di sejumlah wilayah Kabupaten Sampang, Madura, mulai menggarap lahan dan menanam tembakau, Rabu (13/5/2026).
Cuaca panas yang mulai terasa dalam beberapa pekan terakhir menjadi penanda dimulainya musim tanam.
Petani asal Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Sampang, Salamo, mengaku tetap optimistis meski musim tanam tahun lalu mengalami kerugian akibat hasil panen yang tidak sesuai harapan.
“Kalau bagi orang seperti saya memang harus tetap semangat. Sebab selain bertani, sudah tidak ada lagi yang bisa diharapkan untuk mencari rezeki,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Dia mengaku sempat merugi karena modal dan tenaga yang dikeluarkan tidak kembali.
Namun kondisi tersebut tidak membuatnya menyerah untuk kembali menanam tembakau tahun ini.
“Kami tidak ingin patah semangat. Semoga ikhtiar para petani tembakau tahun ini bisa menghasilkan panen yang bagus,” terangnya.
Selain berharap cuaca mendukung, para petani juga meminta pemerintah menjaga kestabilan harga tembakau agar tetap menguntungkan saat panen tiba.
“Kalau harga tembakau bisa seperti dua tahun kemarin, insyaallah para petani akan terus konsisten menanam setiap tahun,” tuturnya.
Berharap Harga Tembakau Stabil
Petani lainnya, Mulyadi, warga Kecamatan Sampang, mengaku mulai menyiapkan lahan sejak awal Mei karena cuaca dinilai mulai mendukung untuk penanaman tembakau.
Menurutnya, tembakau masih menjadi komoditas andalan masyarakat saat musim kemarau meski biaya produksi setiap tahun terus meningkat.
“Sekarang biaya perawatan cukup mahal, jadi kami berharap hasil panen nanti bisa bagus dan harga tembakau tetap stabil,” pungkasnya.
