Angin Kencang Terjang Sampang, Fasilitas Umum dan Belasan Rumah Warga Rusak

www.peristiwaRakyat.com.ǁSampang,2 Februari 2026-Angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Sampang, Madura, pada Minggu (1/2/2026) sore. 

Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan rumah warga hingga fasilitas umum di Kecamatan Sampang dan Kecamatan Camplong.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, angin kencang mulai melanda wilayah Sampang sekitar pukul 15.45 WIB. 

Tak lama berselang, tepatnya pukul 16.15 WIB, BPBD menerima laporan adanya dampak kerusakan di beberapa titik.

Di Kecamatan Sampang, angin kencang merusak atap rumah milik Rudi Cahyo Widianto yang berada di Perumahan Manggis Square, Jalan Manggis, Kelurahan Gunung Sekar.

Sebagian atap rumah dilaporkan terlepas akibat terpaan angin.

Sementara di Kecamatan Camplong, dampak paling signifikan terjadi di Dusun Taddan Tengah dan Dusun Betes, Desa Taddan.

Di Dusun Taddan Tengah, sedikitnya 10 rumah warga mengalami kerusakan ringan, di antaranya milik Moh Kosim, Mistuah, Mudari, Nyai Fausiyah, Imam, Muhib, Mutti, Rusdeh, Simah, dan Mayyeh.

Sedangkan di Dusun Betes, satu rumah milik Tipah binti Nawaroh mengalami kerusakan berat, sementara rumah Mattohir mengalami kerusakan ringan.

Selain itu, pagar rumah milik Retno Anjarsari di Dusun Karang Loh, Desa Dharma Camplong, turut terdampak.

“Tak hanya rumah warga, angin kencang juga merusak fasilitas umum, MD Darul Muttaqin yang berada di Dusun Pesisir Barat, Desa Dharma Camplong,” ujar Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Mohammad Hozin, Senin (2/2/2026).

Tim Lakukan Asesmen

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Sampang bersama sejumlah unsur terkait langsung turun ke lokasi. 

Tim gabungan melakukan asesmen lapangan serta memberikan bantuan darurat kepada warga terdampak.

“Petugas telah melakukan pendataan dan penanganan awal. Laporan juga sudah kami sampaikan kepada pimpinan,” terangnya.

Dalam penanganan bencana ini, sejumlah unsur terlibat, di antaranya BPBD Sampang, Tagana Sampang, perangkat Desa Taddan, Ketua RT/RW setempat, serta masyarakat.

“Saat cuaca kembali cerah, sebagian atap rumah warga yang rusak sudah mulai diperbaiki secara mandiri,” pungkasnya.