MUI Sampang Imbau Haflatul Imtihan Harus Edukatif dan Bermartabat

www.peristiwaRakyat.com.ǁSampang,28 Januari 2026-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sampang, Madura mengeluarkan sejumlah imbauan penting menjelang pelaksanaan haflatul imtihan atau tasyakuran akhirussanah di madrasah dan pondok pesantren di wilayah setempat, Rabu (28/1/2026).

Ketua MUI Kabupaten Sampang, Itqan Bushiri, menegaskan bahwa kegiatan tahunan tersebut harus tetap mencerminkan marwah lembaga pendidikan diniyah serta nilai-nilai kepesantrenan. 

Sehingga, pihaknya mengingatkan agar perayaan tidak bergeser menjadi ajang hiburan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Rangkaian acara haflatul imtihan sebaiknya diisi dengan kegiatan yang bersifat edukatif, bernilai positif, dan memberikan manfaat nyata bagi santri maupun lingkungan sekitar.

“Isi kegiatan hendaknya mengarah pada penguatan pendidikan, akhlak, dan syiar Islam, bukan sekadar hiburan,” ujarnya.

MUI Sampang juga mengingatkan agar pihak penyelenggara menghindari bentuk hiburan yang dinilai berlebihan dan bertentangan dengan norma agama, etika, serta tradisi pesantren. 

Di antaranya seperti joget-jogetan, konvoi yang mengganggu ketertiban umum, karnaval dengan busana tidak menutup aurat, hingga penampilan yang menyerupai lawan jenis.

Lebih lanjut, Itqan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif menyukseskan pelaksanaan haflatul imtihan di wilayah masing-masing.

Dukungan bersama sangat dibutuhkan agar kegiatan tersebut berlangsung khidmat, kondusif, dan penuh keberkahan.

“Semoga kegiatan ini menjadi sarana iktibar dan penguatan nilai Ahlussunnah wal Jamaah, serta membawa kebaikan bagi lembaga pendidikan dan masyarakat,” pungkasnya.