www.peristiwaRakyat.com.ǁSampang,10 Februari 2026-Pemerintah pusat resmi menambah kuota pupuk bersubsidi tahun 2026 di Kabupaten Sampang, Madura, dengan peningkatan signifikan dibandingkan alokasi tahun sebelumnya.
Hal itu dilakukan sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang, Nurdin, mengatakan, penambahan kuota tersebut mencakup sejumlah jenis pupuk utama yang selama ini menjadi kebutuhan vital petani.
“Peningkatan alokasi tahun ini cukup besar, terutama pada pupuk Urea, NPK, serta pupuk Organik,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).
Berdasarkan data resmi Disperta KP Sampang, pagu pupuk Urea tahun 2026 ditetapkan sebesar 26.320 ton.
Angka tersebut naik dibandingkan tahun 2025 yang hanya mencapai 22.956 ton.
“Kenaikan juga terjadi pada pupuk NPK, dari 20.108 ton menjadi 22.047 ton,” terang Nurdin.
Lonjakan Siginifikan
Sementara, lonjakan paling signifikan tercatat pada pupuk Organik.
Alokasinya meningkat tajam dari 3.339 ton pada tahun sebelumnya menjadi 5.077 ton pada tahun anggaran 2026.
Menurut Nurdin, tambahan kuota ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan petani di lapangan.
Termasuk, mendorong peningkatan produktivitas pertanian, khususnya menjelang musim tanam.
“Ketersediaan pupuk yang memadai menjadi faktor penting untuk menjaga hasil panen dan mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Sampang,” pungkasnya.

