Sudah 5 Hari Longsor Putus Akses Utama, Warga Sampang Harap Pemerintah Turun Tangan

www.peristiwaRakyat.com.ǁSampang,13 Januari 2026-Akses utama warga di Dusun Dubaja, Desa Karangpenang Onjur, Kecamatan Karangpenang, Kabupaten Sampang, Madura, terputus total setelah diterjang longsor, pada Rabu (7/1/2026).

Badan jalan yang berada di tepi tebing amblas, membuat jalur penghubung antar desa tak bisa dilalui kendaraan.

Peristiwa itu dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah setempat sejak malam hingga pagi hari. 

Sehingga, membuat struktur tebing kehilangan daya tahan, hingga akhirnya runtuh dan menyeret sebagian badan jalan ke bawah.

Salah satu warga, Mahrus, mengatakan bahwa longsor terjadi secara tiba-tiba setelah hujan dengan intensitas tinggi berlangsung cukup lama.

Kondisi tanah yang labil menjadi faktor utama amblesnya jalan tersebut.

“Air hujan terus menggerus tanah di sisi jalan. Tebing tidak kuat menahan beban, akhirnya runtuh dan jalan ikut ambruk,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).

Akibat kejadian itu, aktivitas warga terganggu.

Kendaraan roda dua maupun roda empat tak dapat melintas, sehingga masyarakat terpaksa memutar melalui jalur alternatif yang jaraknya lebih jauh.

Sebagian warga bahkan memilih menunda aktivitas karena akses utama benar-benar terputus.

Mahrus menambahkan, jalan yang longsor tersebut memiliki peran vital bagi kehidupan warga. 

Selain menjadi jalur menuju pasar, akses itu juga digunakan untuk mengangkut hasil pertanian, membawa warga yang membutuhkan layanan kesehatan, hingga dilalui anak-anak sekolah setiap hari.

“Kalau jalan ini tidak bisa dilewati, dampaknya sangat terasa. Hampir semua aktivitas warga bergantung pada akses ini,” katanya.

Harap Pemerintah Segera Turun Tangan 

Dia menyebutkan, kerusakan jalan sudah berlangsung sekitar lima hari namun, hingga kini, belum terlihat penanganan serius di lapangan. 

Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan sekaligus langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang, Fajar Arif, memastikan pihaknya akan segera melakukan peninjauan ke lokasi bersama tim teknis.

“Ini termasuk bencana alam yang harus ditangani secepatnya.”

“Kami akan cek langsung kondisi di lapangan, melakukan pengukuran, dan menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran untuk penanganan lanjutan,” jelasnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, BPBD mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan. 

“Curah hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Karangpenang dan sekitarnya, yang dapat memicu longsor susulan,” pungkasnya.