Panic Buying Picu Kelangkaan LPG 3 Kg di Sampang, Harga Tembus Rp 25 Ribu

www.peristiwaRakyat.com.ǁSampang,16 April 2026-Kelangkaan LPG 3 kilogram dalam beberapa hari terakhir di Kabupaten Sampang, Madura, membuat harga melonjak jauh di atas ketentuan. 

Di tingkat pengecer, harga gas melon bahkan tembus hingga Rp 25.000 per tabung, padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) berada di kisaran Rp 18.000.

Lonjakan harga ini memicu keluhan warga, terutama kalangan rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang bergantung pada LPG bersubsidi tersebut.

Analis Kebijakan Muda Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Sampang, Abdi Barri, menyebut kelangkaan yang terjadi bukan disebabkan minimnya stok, melainkan perilaku panic buying di tengah masyarakat.

Isu yang beredar terkait keterbatasan pasokan LPG membuat warga membeli dalam jumlah lebih banyak dari biasanya untuk disimpan.

“Sebagian masyarakat melakukan panic buying karena terprovokasi isu bahwa stok LPG akan berkurang,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Distribusi Aman

Secara distribusi, kata dia, stok LPG untuk wilayah Sampang masih dalam kondisi aman. 

Namun, lonjakan pembelian yang tidak wajar menyebabkan pasokan di tingkat pengecer cepat habis dan terkesan langka.

“Yang biasanya satu rumah tangga membeli satu sampai dua tabung per bulan, saat ini bisa membeli lebih banyak untuk disimpan,” jelasnya.

Situasi tersebut membuat distribusi tidak merata, sehingga sebagian warga kesulitan mendapatkan LPG meski stok sebenarnya masih tersedia.

“Kami berharap masyarakat agar tetap tenang dan membeli LPG sesuai kebutuhan, agar distribusi bisa kembali normal dan harga tidak terus merangkak naik,” pungkasnya.