MBG Libur Sementara, Harga Cabai di Pasar Anom Baru Sumenep Mulai Melandai Turun Rp5.000

www.peristiwaRakyat.com.ǁSumenep,1 Juli 2026-Selama masa libur sekolah, aktivitas perdagangan di Pasar Anom Baru Sumenep mulai menunjukkan perubahan berarti.

Dalam beberapa hari terakhir, menurunnya permintaan membuat harga sejumlah komoditas hortikultura ikut terkoreksi.

Berdasarkan hasil pemantauan UPT Pasar Anom Baru Sumenep pada periode 22 hingga 30 Juni 2026, sedikitnya tiga komoditas mengalami penurunan harga, yakni cabai merah besar, cabai rawit, dan tomat.

Kepala UPT Pasar Anom Baru Sumenep, Ibnu Hajar mengatakan, berkurangnya aktivitas belanja masyarakat saat libur sekolah menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penurunan harga.

Kondisi tersebut juga bertepatan dengan penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya turut menyerap kebutuhan bahan pangan.

“Selama libur sekolah, permintaan memang cenderung berkurang. Ditambah MBG sementara tidak berjalan, sehingga beberapa komoditas mengalami penurunan harga,” kata Ibnu Hajar, Selasa (30/6/2026).

Ia merinci, harga cabai merah besar turun dari Rp35.000 menjadi Rp30.000 per kilogram atau berkurang Rp5.000.

Sementara cabai rawit turun dari Rp42.000 menjadi Rp38.000 per kilogram, sedangkan tomat ikut turun dari Rp12.000 menjadi Rp10.000 per kilogram.

Meski demikian, penurunan harga tersebut dinilai masih dalam kondisi normal dan belum memengaruhi stabilitas pasokan di pasar tradisional terbesar di Kabupaten Sumenep tersebut.

Menurut Ibnu, distribusi bahan pangan dari petani maupun pemasok hingga kini berjalan lancar sehingga stok berbagai komoditas masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Mengenai pasokan, dari petani maupun distributor masih mencukupi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, harga sejumlah kebutuhan pokok lainnya masih relatif stabil.

Beras premium jenis Bengawan tetap dijual Rp15.400 per kilogram, sedangkan beras medium atau lokal bertahan di angka Rp13.200 per kilogram.

Harga gula pasir produksi dalam negeri juga belum mengalami perubahan, yakni Rp17.500 per kilogram.

Begitu pula daging sapi murni yang masih dipasarkan Rp130.000 per kilogram dan daging ayam broiler tetap berada di harga Rp38.000 per kilogram.

UPT Pasar Anom Baru Sumenep memastikan akan terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan stok setiap hari sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan serta mengantisipasi potensi lonjakan harga di pasaran.

“Yang pasti, kami akan terus memonitor perkembangan harga dan stok. Harapannya kondisi pasar tetap stabil, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang terjangkau,” terangnya.