www.peristiwaRakyat.com.ǁSampang,1 September 2026-PT Sumatraco memperkuat pendampingan terhadap petani garam di Kabupaten Sampang, Madura, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas produksi garam lokal.
Langkah tersebut tidak hanya menyasar peningkatan volume produksi, tetapi juga mendorong petani menghasilkan garam dengan mutu yang sesuai kebutuhan industri.
Pendampingan dilakukan dengan memberikan perhatian pada proses produksi sejak di tambak hingga waktu pemanenan, sehingga kualitas garam yang dihasilkan dapat lebih optimal.
Petani juga didorong memaksimalkan masa kristalisasi sebelum panen. Waktu panen diharapkan berada pada kisaran 12 hingga 30 hari agar kadar garam lebih tinggi.
Perwakilan PT Sumatraco, Mohammad Ishak, mengatakan peningkatan kualitas garam harus dimulai dari tingkat petani sebagai bagian penting dalam rantai pasok industri.
“Fokus kami mendampingi petani agar menghasilkan garam berkualitas tinggi. Kalau mutunya bagus, harga jual di tingkat petani juga bisa lebih maksimal,” ujar Ishak.
Menurutnya, kualitas bahan baku menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan pasokan bagi industri pengolahan garam.
Selain memperkuat kebutuhan industri, peningkatan mutu diharapkan memberikan nilai tambah bagi petani melalui peluang harga jual yang lebih baik.
PT Sumatraco berharap penguatan sektor hulu ini mampu meningkatkan daya saing garam Sampang sekaligus mendorong kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
