Fokus Swasembada Garam, Bupati Sumenep Perkuat Pendampingan Petani dan Sinergi Lintas Sektor

www.peristiwaRakyat.com.ǁSumenep,2 Mei 2026-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, terus mendorong percepatan swasembada garam dengan memperkuat pendampingan kepada petani serta meningkatkan sinergi lintas sektor.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan, daerahnya memiliki potensi besar dalam produksi garam, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

Menurutnya, sejumlah kecamatan menjadi sentra produksi garam, di antaranya Kalianget, Gapura, Gili Genting, hingga Pulau Raas.

“Potensi garam kita sangat melimpah. Ini menjadi modal utama untuk mendukung program swasembada garam,” kata Achmad Fauzi, Jumat (1/5/2026).

Ia menjelaskan, salah satu strategi utama yang dilakukan pemerintah daerah adalah memperkuat pendampingan kepada petani garam. 

Langkah itu dinilai penting agar petani mampu menghasilkan garam berkualitas sekaligus memahami kebutuhan produksi di lapangan.

“Pendampingan ini tidak hanya dari pemerintah daerah, tetapi juga melibatkan pemerintah provinsi dan pusat,” katanya.

Selain pendampingan, pemerintah juga terus menyalurkan berbagai bantuan kepada kelompok petani garam.

Bantuan tersebut mencakup peningkatan sarana produksi hingga penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini menilai, sektor garam tidak hanya berkaitan dengan ekonomi lokal, tetapi juga menyangkut kepentingan nasional dalam menjaga ketahanan pangan.

“Kalau bicara garam, ini sudah masuk kepentingan nasional. Karena itu, pemerintah terus hadir melalui berbagai program bantuan,” ucapnya.

Kolaborasi dengan Berbagai Pihak

Ke depan, Pemkab Sumenep berkomitmen untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dalam penyediaan lahan produksi serta peningkatan kualitas petani garam.

“Sinergi lintas sektor akan terus kami perkuat demi mendukung program ketahanan pangan, khususnya garam,” terangnya.