www.peristiwaRakyat.com.ǁBangkalan,15 Juli 2026-Nahas menimpa sopir mobil berinisial H (35), warga Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, dalam kecelakaan lalu lintas (laka lantas) beruntun tiga kendaraan truk di Jalan Raya Desa Paterongan, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Korban H tewas di lokasi kejadian setelah tubuhnya diseruduk truk Fuso trailer saat berjalan kaki untuk memberikan pertolongan kepada dua korban luka ringan.
Minibus yang dikendarai korban tewas, H, tidak terlibat dalam laka lantas beruntun yang melbatkan tiga unit kendaraan truk; Mitsubishi Colt Diesel nopol M 8919 UN, Toyota Dyna nopol H 9646 FA, dan kendaraan Fuso trailer nopol L 8629 UW.
“Laju minibus yang dikemudikan korban meninggal dunia menepi, korban H turun dari kendaraan untuk memberikan pertolongan kepada korban luka-luka. Namun dari arah belakang, korban yang berjalan kaki justru tertabrak kendaraan lain,” ungkap Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, Rabu (15/7/2026).
Tragedi kecelakaan beruntun di Bangkalan itu berawal dari kendaraan truk Toyota Dyna yang dikemudikan ITW (33), warga Kecamatan Krian, Sidoarjo, melaju dari arah barat menyeruduk truk Mitsubishi Colt Diesel yang dikemudikan warga Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang.
Tidak berselang lama, truk Fuso trailer yang dikemudikan AS (38), warga Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, melintas dari barat dan menghantam tubuh sopir minibus hingga tewas di lokasi kejadian.
“Tiga kendaraan truk yang terlibat laka lantas itu sama-sama melaju dari arah barat. Selain satu korban meninggal dunia, terdapat dua korban luka ringan yang terdiri dari sopir dan kernet truk Dyna,” jelas Agung.
Dugaan Microsleep
Dugaan sementara, laka lantas beruntun itu dipicu karena pengemudi kendaraan truk Dyna mengalami microsleep atau tertidur sesaat.
Sehingga menyeruduk kendaraan truk yang ada di depannya.
“Kami mengimbau untuk para pengendara, jangan terlalu memaksaan diri untuk berkendara. Silakan beristirahat di tepi jalan padat peduduk atau di kantor polsek-polsek yang ada,” pungkas Agung.
